PENYAKIT GANGGUAN JIWA DAN DOKTER SPESIALIS JIWA

 

Gangguan pada jiwa sebenarnya banyak terjadi akibat dari berbagai persoalan hidup. Gangguan jiwa ini, jika terus menerus di biarkan akan berdampak lebih besar yaitu menjadi penyakit gangguan pada jiwa yang perlu penanganan dokter spesialis jiwa.

Dilansir dari Alodokter, penyebab dari penyakit jiwa ini adalah umunya berasal berebgai hal, bisa dari genetic, lingkungan atau faktor lain diantaranya:

  • Memiliki keluarga sedara dengan riwayat sakit jiwa
  • Paparan virus, racun, minuman keras, dan obat-obatan saat berada dalam kandungan
  • Senyawa kimia alami yang ada di otakbernama neurotransmitter
  • Menggunakan obat terlarang
  • Traumatis berlebihan
  • Mengalami penyakit kangker
  • Mengalami kerusakan otak
  • Hidup dalam kesendirian
  • Pernah mengalami penyakit gangguan jiwa sebelumnya

Kondisi kesehatan pada sakit jiwa tiap kelempok berbeda-beda, berikut kategori jenis atau kategori kondisi yang sering terjadi:

  • Gangguan kecemasan
  • Gangguan kepribadian
  • Gangguan mood
  • Gangguan ketidak mampuan mengontrol keinginan
  • Gangguan psikosis
  • Gangguan pola makan
  • Gangguan obsesif-komplusif
  • Gangguan pasca-trauma
  • Sindrom respons stress atau gangguan penyesuaian
  • Gangguan disosiatif
  • Gangguan seksual dan gender
  • Gangngguan somatoform
READ  Gejala Acrophobia dan Cara Mengobatinya

Solusi yang ditawarkan untuk pengobatan penyakit gangguan jiwa ini adalah menurut dari hellosehat sbb:

  • Meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan
  • Membantu hidup mandiri
  • Upaya untuk mencapai potensi penuh dari pasien
  • Psikoterapi
  • Obat pelengkap dan alternatif
  • Rawat inap
  • Support grup
  • Manajemen kesehatan jiwa (heal, home, purpose, and community)

Pada beberapa gangguan jiwa yang telah di terangkan bahwasanya, penyembuhan pada penyakit gangguan jiwa ini adalah salaha satu langkah yang baik untuk mengobati penyakit jiwa ini dengan dibawa ke dokter spesialis jiwa atau sering dikenal dengan psikiater. Psikiater adalah cabang ilmu medis yang focus pada pencegahan, pengobatan pada gangguan jiwa, emosional maupun perilaku.

Psikiater memiliki kemampuan dalam mendiagnosis penyakit jiwa dan mengobati penyakit tersebut. Berikut macam penyakit jiwa dilansir dari alodokter yang ditangani oleh psikiater sbb:

  • Gangguan mental organic
  • Gangguan dmental dan perilaku akibat zat psikoaktif, alcohol, dan obat terlarang lainnya.
  • Gangguan tidur dan siklus tidur
  • Bermasalah dalam seksualitas
  • Gangguan makan
  • Gangguan emosional dan perilaku
  • Gangguan kepribadian
  • Gangguan kecemasan dan fobia
  • Gangguan obsesif kompulsif
  • Psikosis
  • Gangguan suasana hati
READ  Achalasia Adalah Penyakit Kerongkongan

Dalam berbagai macam penyakit diatas, bahwasanya ketika kita mengalami berbagai hal tersebut, maka kita dianjurkan untuk memeriksakannya segera ke psikiater untuk mendapatkan solusinya. Dilansir dari alodokter, solusi yang ditawarkan berupa:

  • Sering merasa cemas dan panic
  • Sulit tidur
  • Tidak bisa berdiam diri
  • Perubahan nafsu makan
  • Sedih berkepanjangan
  • Perubahan hati dengan tidak jelas
  • Sulit menjalankan aktivitas sehari-hari
  • Halusinasi berlebihan
  • Mengkonsumsi narkoba
  • Pola pikir yang aneh dan tidak logis

Tindakan-tindakan psikiater:

  • Psikoterapi dan kenseling

Kegunaan psikoterapi dan konseling untuk mengatasi dan mengontrol gejala yang mengganggu. Psikoterapi ini dapat dilakukan secara kelmpok ataupun individual

  • Meresepkan obat-obatan

Obat yang diresepkan priskiater adalah obat untuk penanganan kecemasan, insomnia, halusinasi, skizofrenia, penanganan suasana hati dll.

  • Hipnoterapi
READ  Macam macam dokter gigi

Kegunaan hipnoterapi adalah untuk merangsang pasien untuk tidur.

  • Terapi stimulasi saraf otak

Kegunaan terapi ini adalah untuk menangani gangguan jiwa yang levelnya sudah sangat parah dengan penggunaan arus listrik yang mengarah ke otak dan penggunaan gelombang magnetic.

Efek samping terapi gangguan jiwa untuk kesehatan, dikutip dari doktersehat,sbb:

  • Mual
  • Sakit kepala
  • Perubahan nafsu makan
  • Kulit kering
  • Sering buang air kecil
  • Perubahan libido
  • Lekas merah
  • Penglihatan kabur dan rasa kantuk berlebihan.

 

sumber : Beritagar.id