Mengenal Penyakit Abses Otak

 

Pernahkah kamu mendengar tentang abses otak sebelumnya? Penyakit seperti apakah itu? menurut alodokter.com abses otak adalah infeksi bakteri yang mengakibatkan penimbunan nanah di dalam otak. Ini juga akan mengakibatkan pembengkakan pada organ tersebut. Abses otak adalah kondisi yang dapat terjadi setelah bakteri atau jamur masuk ke jaringan otak akibat cedera kepala atau infeksi pada jaringan lain. Terdapat beberapa faktor yang membuat seseorang memiliki risiko yang tinggi terjangkit penyakit ini. seperti memiliki riwayat infeksi pada telinga bagian tengah, sinusitis, penyakit jantung bawaab dan HIV/AIDS. Meningitis juga dapat menjadi faktor risiko tingginya kamu terserang penyakit abses otak. Meningitis adalah peradangan yang terjadi pada meningen, yaitu lapisan pelindung yang menyelimuti otak dan saraf tulang belakang. Selain itu, orang yang mengalami cedera kepala berat atau patah tulang tengkorak, pernah melakukan transplantasi organ dan sedang menjalani kemoterapi mendapat risiko penyakit yang cukup tinggi.

READ  Bagaimana Cara Mengobati Achalasia

Apa yang menyebabkan penyakit ini dapat terjadi? Penyebab utama abses otak adalah adanya infeksi bakteri atau jamur yang masuk ke dalam jaringan otak, ini dikarenakan sistem daya tahan tubuh tidak dapat melawannya. Dalam kasus tertentu, kuman dapat masuk melalui pembuluh darah dan menyerang otak. Infeksi yang masuk ke dalam otak akan terkumpul di jaringan otak dan membentuk gumpalan nanah.

Ada beberapa penyakit yang dapat menyebabkan abses otak seperti pulmonari arteriovenous fistula. Ini adalah penyakit kelainan yang terjad pada pembuluh darah paru, penyakit ini mengakibatkan bakteri masuk ke dalam darah dan mengalir menuju otak. Penyakit lainnya adalah penyakit jantung sianotik, ini adalah penyakit jantung bawaan yang mengakibatkan jantung tidak mampu mengalirkan oksigen ke seluruh tubuh dan memicu terjadi infeksi. Beberapa infeksi juga dapat menyebabkan abses otak. Infeksi ini meliputi infeksi paru seperti pneumonia, infeksi jantung seperti endokarditis, infeksi panggul seperti cystitis, infeksi rongga perut seperti peritonitis dan infeksi kulit.

READ  Macam macam dokter gigi

Lalu, apa saja gejala yang akan dirasakan ketika kamu menderita penyakit ini? Menurut halodoc.com gejala biasanya muncul perlahan selama beberapa minggu. Pada beberapa kasus gejala timbul secara tiba-tiba. Gejala yang ditimbulkan di antaranya adalah penurunan fungsi bicara, penurunan sensasi, perubahan kesadaran seperti bingung dan tidak respons terhadap perintah, muntah, demam dan kaku pada leher.

Diagnosis abses otak ditegakkan dengan menggali lebih dalam dari gejala yang dirasakan pengidap. Biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan neuroli lengkap  untuk menggambarkan ada atau tidaknya penekanan otak akibat abses. Pemeriksaan penunjang yang dapat membantu untuk mendiagnosis penyakit ini adalah dengan melakukan pencitraan CT scan dan MRI untuk melihat adanya pembentukan abses di dalam otak serta melakukan pungsi lumbal yang digunakan untuk mengambil sampel cairan otak dari tulang belakang.

READ  Achalasia Adalah Penyakit Kerongkongan

Abses otak adalah penyakit yang  tergolong cukup parah dan tentunya kamu tidak ingin mengidap penyakit ini. Kamu harus menghindari penyakit ini dengan melakukan berbagai pencegahan. Apa saja yang dapat dilakukan? Terdapat beberapa cara untuk mengurangi risiko abses otak antara lain dengan melakukan prosedur tindakan medis seperti melakukan pencabutan gigi yang dilakukan dengan hati-hati agar tidak terjadi infeksi yang memicu timbulnya abses otak, melakukan peradatan pasca prosedur yang dilakukan dengan hati-hati dan mempertimbangkan aspek sterilitas serta dengan melakukan pemeriksaan rutin terhadap penyakit kronis seperti jantung dan diabetes.

Itulah hal-hal yang dapat kamu ketahui tentang penyakit ini. Abses otak adalah penyakit yang cukup parah hingga butuh penanganan dokter untuk mengatasinya.

 

Sumber: alodokter.com