Macam macam dokter spesialis penyakit dalam

 

Dokter spesialis penyakit dalam sangat pentig jika kalian memiliki penyakit dalam . Dokter ini adalah dokter khusus yang menangani gejala.  Keluhan dan masalah kesehatan terkait sistem organ tubuh yang berkaitan dengan penyakit dalam . Mengapa disebut dokter spesialis karena dokter ini menangani berbagai penyakit dalam yang tidak bisa ditangani oleh dokter umum harus memiliki kualifikasi , kompetensi serta keahlian tertinggi ketika menjadi dokter spesialis penyakit dalam . Gelar dokter spesialis adalah inernis gelsr SpPD dengan gelar tersebut memiliki tugas utama seperti mendiagnosis , mencegah , mengobati mengobati penyakit yang sudah akut apalagi sudah mencapai dalam tahap kronis pada semua tingkatan umur baik dewasa maupun lansia ataupun anak anak karena dizaman sekarang penyakit dalam tidak hanya menyerang orang yang dewasa atau lansia bisa juga menyerang anak anak bahkan bayi .dokter spesialist penyakit dalam juga memberikan obat obatan dan tindakan non bedah . Ada beberapa macam dokter spesialis penyakit dalam yang terbagi karena 11 cabang ilmu penyakit dalam yang biasanya dipelajari oleh dokter penyakit dalam lebih lanjut . Maka dari itu dokter penyakit dalam harus melanjutkan beberapa studi sebagai subspesialisasi atau konsultan yang masing masing menangani secara spesifik sesuai penyakit yang telah dipelajarinya . Dilansir dari alodokter ada cabang suspesialisasi dokter penyakit dalam ,sebagai berikut :

  1. Penyakit tropik dan infeksi (SpPD-KPTI)
READ  Apa Itu Penyakit Acanthosis Nigricans?

dokter penyakit tropik dan infeksi ini bertugas menangani dan mencegah penyakit infeksi menular yang baisanya disebabkan oleh virus , bakteri , jamur dan parasit . Contoh penyakit tropik dan infeksi adalah demam berdarah dengue , chikungunya , rubella , demam tifoid , tetanus , infeksi cacing , malaria , sepsis , rabies , filariasis , dan anthrax .

  1. Psikosomatik (SpPD-KPsi)

penyakit yang ditangani oleh dokter spesialis penyakit dalam ini adalah sindrom kelelahan kronik , sakit kepala tegang , disfungsi ereksi atau disfungsi seksual dan masalah psikologis. Konsultan penyakit dalam ini berbagai gangguan psikosomatik dan gangguan fungsi tubuh.

  1. Geriatri (SpPD-KGer)

penyakit yang ditangani oleh dokter spesialis dalam ini adalah demensia , osteoporosis , sindrom geriatri , osteoarthirits dan intenkonseria urin

  1. Reumatologi (SpPD-KR)
READ  Pengobatan dan Cara Mengatasi Abses Otak

penyakit yang ditangani adalah penyakit autoimun seperti lupus dan arthritis , demam reumatik , penyakit asam urat , fibromyalgia , sarkoidosis dan spondilitis atau radang tulang belakang .

  1. Pulmonologi (SpPD- KP)

penyakit yang ditangani oleh dokter spesialis penyakit dalam ini adalah asma   penumonia , PPOK , efusi pleura , emifesima , tuberkolosis dan  bronkitis.

  1. Ginjal dan hipertensi (SpPD-KGH)

penyakit dalam yang ditangani dokter ini adalah glomerulonefritis , asidosis , alkosis , batu ginjal , netropati diabetik , sindrom nefritik , sindrom nefrotik , jenis gagal ginjal akut dan gagal ginjal kronis dan saluran infeksi kemih .

  1. Gastroentopologi dan hepatologi (SpPD – KGEH)

dokter spesialis penyakit dalan ini menangani masalah pada pencernaan seperti pankreatitis , penyakit radang asus , radang saluran dan kantong empedu , hepatitis , gagal hati , gastritis , tukak lumbang , penyakit asam lambung , sirosis dan perlemakan hati atau fatty liver dan irritable bowwle syndrome .

  1. Hematologi dan onkologi (SpPD -KHOM)
READ  Macam macam dokter gigi

penyakit yalang ditangani adalah anemia , thalasemia , hemofilia , kelainan sumsum bekalang , limfoma dan leukimia .

  1. Metabolik dan endrokrinologi (SpPD-KEMD)

penyakit yang ditangani adalah seperti ganguan hormon , diabates melitus , gangguan metabolik , gondok , gangguan tiroid , obesitas , hiperkalsemia , hipokalsemia , dan kelenjar adrenal.

  1. kardiovaskular (SpPD-KKV)

dokter spesialist penyakit dalam ini menangani penyakit gagal jantung , penyakit jantung koroner , serangan jantung , lemah janting , penyakit katup jantung , penyakit arteri perifer , gangguan irama jangung , syok kardigenetik , dan lemah jantung atau bisa disebut juga kardiomiopati.

 

 

Sumbergambar: liputan6.com